Tips fotografi: Memotret Air terjun

Tips fotografi: Memotret Air terjun | Air terjun menjadi salah satu subjek foto yang sangat menarik di kalangan fotografer pemandangan/landscape, apalagi fotografer pemula. Dalam memotret air terjun dibutuhkan penguasaan teknik tertentu yaitu:

Tips fotografi: Memotret Air terjun

Setting kamera manual


Agar memperoleh foto air terjun yang bagus dan halus, diperlukan setting sebagai berikut :

1. shutter speed lambat, kurang lebih 1/4 detik sampai 2 detik. Makin lama membuka shutter, maka akan menghasilkan foto air terjun yang halus.

2. Gunakan bukaan/aperture yang cukup kecil, misal f/11 atau f/16 untuk memperoleh seluruh pemandangan yang terlihat tajam. Sangat dianjurkan untuk menghindari bukaan yang terlalu kecil seperti f/22 atau f/32 karena kualitas foto akan berkurang karena difraksi lensa.

3. Pakailah ISO yang paling rendah, misalnya ISO 100 (sebagian besar kamera DSLR Canon) atau 200 (kamera DSLR Nikon) agar didapatkan kualitas foto yang optimal.

Lensa


Sangat dianjurkan memakai lensa lebar. Penggunaan lensa lebar akan mendapatkan foto air terjun yang memberikan kesan kedalaman atau berdimensi. Dimensi akan lebih tampak pada saat komposisi vertikal dengan memasukkan obyek-obyek di sekitar air terjun seperti bebatuan.

Filter


Dengan setting camera seperti di atas dan untuk memotret air terjun di siang hari yang terang sekali, akan menghasilkan foto yang terlalu terang. Maka mengunakan filter Neutral Density (ND) sangat diperlukan. Filter ND berfungsi untuk menyerap cahaya lebih banyak sehingga diperoleh exposure/pencahayaan foto yang pas. Variasi Filter Neutral Density (ND) ini ada yang menggelapkan 1 stop hingga 10 stop cahaya. Dan yang umum digunakan adalah filter Neutral Density 3 stop atau filter ND8.

Jenis filter lain yang dapat membantu fotografi air terjun adalah filter Circular polarizer (CPL). Filter ini dapat mengurangi refleksi cahaya sehingga foto tampak lebih bagus

Tripod


Tripod merupakan perangkat wajib untuk fotografi air terjun. Fungsi utamanya membuat camera tidak goyang dalam penggunaan shutter speed yang lambat.

Fokus


Fokuskan obyek fotografi air terjun Anda tidak hanya pada derasnya air, tetapi juga batu-batuan yang ada di sekitarnya. Hal tersebut perlu dilakukan untuk mempercantik foto.

Komposisi


Secara umum, komposisi foto air terjun ada dua, yaitu komposisi horizontal dan vertikal. Jika memilih komposisi horizontal maka akan didapatkan pemandangan air terjun yang terkesan tenang dan stabil. Jika memilih komposisi vertikal akan diperoleh kesan dinamis dan cepat.

Sekali lagi, penting untuk memasukkan lingkungan di sekitar air terjun seperti batu-batuan, pohon, dedaunan ataupun orang yang berenang di air terjun tersebut.

Silahkan baca juga Fotografi - Facet Lalat Ekstrim setelah membaca Tips fotografi: Memotret Air terjun.
Share on Google Plus

About Sodikin M

Kang Sodikin, seorang photographer pemula atau lebih tepat disebut orang baru belajar motret. Dengan berbekal camera Canon 70D, semua obyek yang dianggap menarik difoto dan disimpan dalam Harddisk computer. Sampai sekarang masih bingung, lebih sreg ke genre apa? Meski demikian, lensa macro juga punya. Karena terkadang kepengin motret obyek-obyek foto yang kecil seperti serangga.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Post a Comment